Wisata Murah Candi Sambisari di Tengah Pemukiman Warga

Wisata Murah Candi Sambisari di Tengah Pemukiman Warga

Wisata Murah Candi Sambisari di Tengah Pemukiman Warga

 

Tak hanya Bali, Yogyakarta juga salah satu daerah dengan peninggalan – peninggalan kebudayaan zaman dahulu yang kental akan histori. Salah satunya adalah Candi Sambisari, Candi ini belum banyak dikenal oleh masyarakat luas karena letak dan lokasinya yang berada di sisi timur laut Kota Jogja yang masuk dalam pemukiman padat penduduk. Awalnya candi ini tidak terlihat karena kemungkinan besar tertimbun oleh tanah dan material bahan vulkanik dari letusan Gunung Merapi secara besar pada abad ke-11. Kompleks candi ini memiliki candi utama yang didampingi oleh 3 candi perwara sebagai candi pendamping.

 

Jam Operasional dan Harga Tiket Masuk

Wisatawan yang ingin datang berkunjung ke Candi Sambisari ini cukup merogoh kocek sebesar Rp. 5.000,- per orang untuk wisatawan lokal dan Rp. 10.000,- per orang untuk wisatawan mancanegara, serta membayar parkir sebesar Rp. 2.000 untuk motor, dan Rp. 5.000 untuk mobil. Pihak pengelola dari candi ini memang tidak menyediakan sarana tempat parkir khusus untuk para pengunjungnya, maka dari itu untuk kendaraan yang mau parkir di sekitar candi bisa menggunakan lahan milik rumah warga yang tepat persis di sebelah gerbang masuk lokasi wisata candi.

 

Sedangkan jam operasional dari candi ini dimulai dari pagi hari pukul 07.00 hingga pukul 17.00 sore hari. Beralamatkan di Jalan Sambisari, Purwomartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, candi ini memang berada tepat di area pemukiman warga, dan untuk mencapai tempat ini disarankan untuk membawa kendaraan pribadi mengingat tidak ada transportasi umum khusus yang menuju ke candi ini. Sewa Mobil Jogja mungkin bisa menjadi alternatif transportasi pendukung perjalanan wisatamu.

 

Keunikan Candi Sambisari

Candi yang ditemukan pada tahun 1966 ini awalnya ditemukan oleh seorang petani di Desa Sambisari, yang kemudian dilakukanlah pemugaran besar – besaran pada candi ini oleh Dinas Purbakala yang selesai pada tahun 1986. Keunikan candi ini terlihat pada letaknya yang berada di 6,5 meter di bawah permukaan tanah, sehingga saat memasuki gerbang pintu masuk tersebut wisatawan bisa melihat candi yang seolah – olah landai dengan kotak pagar pembatas layaknya sebuah candi di tengah kotakan kolam.

 

Ada dua cara menikmati Pemandangan unik dari Candi Sambisari ini. Pertama saat wisatawan masuk dari gerbang pintu masuk langsung berjalan kaki menyusuri taman sekitar dan duduk pada tempat atau gazebo yang sudah disediakan, duduk menghadap arah candi sembari memandangi candi dari sudut ketinggian karena letak candi yang berada di bawah permukaan tanah. Cara Kedua adalah menyambangi bagian lokasi berdirinya candi langsung dengan menuruni beberapa anak tangga landai yang terdapat pada sisi candi. Terdapat pula taman – taman disekitar candi dengan gazebo atau rumput rumput hijau sebagai tempat piknik keluarga yang mengasyikan di sore hari.

 

Mengingat lokasinya yang luas dan lapang, maka waktu terbaik yang disarankan untuk mengunjungi cand ini adalah disaat pagi hari saat candi mulai buka atau pada saat sore hari karena cuaca dan teriknya di siang hari akan langsung menyengat di kulit kita.