Wisata Rohani Jogja

Paket tour wisata Wisata rohani merupakan salah satu wisata yang bisa kita pilih sebagai cara baru untuk menghabiskan liburan, Bagi Umat Kristiani anda bisa mengunjungi tempat untuk berziarah seperti Gua maria Sendangsono, Gua maria jatiningsing , gua maria Lawangsinh dengan rute searah, dengan melwatai alam pedesaaan yang asri kita dapat mensyukuri betapa indah anugrah Tuhan yang diberikan ke kita, jika anda ingin pergi ketempat ini anda bisa menyewa kendaraan seperti rental avanza ataupun innova yang memuat lebih dari 7 orang, jika rombongan disarankan menggunkan medium bus maupun big bus,.Nikmati paket ziarah katolik di jogja dengan pelayanan yang sangat bersahabat, anda juga bisa  memilih paket wisata rohani yang sudah kami persiapkan tentunya

Ziarah Candi Ganjuran

Ziarah Candi Ganjuran

Jogja selain banyak wisata jug memiliki tempat ziarah bagi umat Katholik yaitu Candi Ganjuran berada di dalam kompleks Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran, jika kita menggunakan jasa sewa mobil jogja murah  berjarak  17 km dari Yogyakarta ya lumayan jauh, ke arah selatan. Lokasi ini mempunyai aksesibilitas yang baik, dalam arti mudah dicapai oleh kendaraan umum maupun pribadi. Lokasinya yang berada diantara 2 jalur wisata utama yaitu Pantai Samas dan Parangtritis membuat tempat peziarahan ini menjadi strategis untuk dikunjungi para peziarah dan wisatawan.

Bangunan Gereja dan Candi Ganjuran yang telah ditetapkan menjadi cagar budaya bermula dari kedatangan dua bersaudara Yosef dan Julius Smutscher pada tahun 1912 ke Ganjuran, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Bambanglipuro, Kabupaten Bantul,
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Keluarga Smutscher adalah pemilik pabrik gula Ganjuran-Gondanglipuro, satu-satunya pabrik gula di Indonesia yang bukan milik Sindikat Hindia Belanda (Nederlandsch Indische Suiker Syndikaat).

Kentalnya nuansa Jawa semakin terasa ketika pengurus candi Ganjuran mengadopsi budaya Keraton, yaitu grebeg. Setahun sekali, di candi ini pun diadakan upacara grebeg agung. Acara tersebut dimulai dengan perayaan Ekaristi syukur, prosesi Sakramen Mahakudus, dan pembagian hasil bumi yang telah diwujudkan dalam bentuk gunungan. Acara tersebut menarik banyak umat untuk datang, terutama disebabkan konsep adat yang sudah mengakar. Ngalap berkah menjadi kata kunci untuk memahami
mengapa tradisi ini cukup berkembang dan diminati oleh banyak umat. Biasanya, umat   yang datang tidak hanya dari sekitar Yogyakarta saja, tapi dari berbagai kota di luar
Yogyakarta juga datang dan berpartisipasi dalam acara tersebut.

Berbagai fasilitas pendukung yang secara tidak langsung terkait seperti warung makan dan toko-toko, terutama toko souvenir, tersedia selama 24 jam non stop